Tuesday, August 14, 2012

Mengenal Lebih Jauh Chaerul Tanjung


Chairul Tanjung dikenal sebagai pengusaha yang agresif, ekspansi usahanya merambah segala bidang, mulai perbankan dengan bendera Bank Mega Group, pertelivisian Trans TV dan Trans 7, hotel dengan bendera The Trans, di bidang supermarket, CT (panggilan akrab Chairul Tanjung) mengakuisisi Carrefour, pesawat terbang, hingga bisnis hiburan TRANS STUDIO, dan bisnis lainnya.
 
Riwayat kehidupan CT kecil bisa dikatakan terlahir dari keluarga cukup berada kala itu. Dia mempunyai enam saudara kandung. A.G. Tanjung, ayahnya, adalah mantan wartawan pada era Orde Lama dan pernah menerbitkan surat kabar dengan oplah kecil.

Namun, ketika terjadi pergantian era pemerintahan, usaha ayahnya itu tutup karena ayahnya mempunyai pemikiran yang berseberangan dengan penguasa politik saat itu. Keadaan tersebut memaksa kedua orang tuanya menjual rumah dan harus rela menjalani hidup seadanya. Mereka pun kemudian menyewa sebuah losmen dengan kamar-kamar yang sempit.

Kondisi ekonomi keluarganya yang sulit membuat orang tuanya tidak sanggup membayar uang kuliah Chairul yang waktu itu hanya sebesar Rp75.000. “Tahun 1981 saya diterima kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (UI). Uang masuk ini dan itu total Rp75.000. Tanpa saya ketahui, secara diam-diam ibu menggadaikan kain halusnya ke pegadaian untuk membayar uang kuliah,” katanya lirih.

Melihat pengorbanan sang ibu, ia lalu berjanji tidak ingin terus-menerus menjadi beban orang tua. Sejak saat itu, ia tidak akan meminta uang lagi kepada orang tuanya. Ia bertekad akan mencari akal bagaimana caranya bisa membiayai hidup dan kuliah.

CT pria kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962 pada awalnya memulai bisnis kecil-kecilan. Dia bekerjasama dengan pemilik mesin fotokopi, dan meletakkannya di tempat strategis yaitu di bawah tangga kampus. Mulai dari berjualan buku kuliah stensilan, kaos, sepatu, dan aneka barang lain di kampus dan kepada teman-temannya. Dari modal usaha itu, ia berhasil membuka sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta. Sayang, karena sifat sosialnya – yang sering memberi fasilitas kepada rekan kuliah, serta sering menraktir teman – usaha itu bangkrut.

Memang terbilang terjal jalan yang harus ditempuh Chairul Tanjung sebelum menjadi orang sukses seperti sekarang ini. Kepiawaiannya membangun jaringan bisnis telah memuluskan perjalanan bisnisnya. Salah satu kunci sukses dia adalah tidak tanggung-tanggung dalam melangkah.

Menurut penuturan Chairul, gedung tua Fakultas Kedokteran UI dulu belum menggunakan lift. Dari lantai satu hingga lantai empat masih menggunakan tangga. Lewat ruang kosong di bawah tangga ini, Chairul muda melihat peluang yang bisa dimanfaatkannya untuk menghasilkan uang.

“Nah, kebetulan ada ruang kosong di bawah tangga. Saya lalu berpikir untuk bisa memanfaatkannya sebagai tempat fotokopi. Tapi, masalahnya, saya tidak mempunyai mesin fotokopi. Uang untuk membeli mesin fotokopi pun tidak ada,” tuturnya.

Dia pun lantas mencari akal dengan mengundang penyandang dana untuk menyediakan mesin fotokopi dan membayar sewa tempat. Waktu itu ia hanya mendapat upah dari usaha foto kopi sebesar Rp2,5 per lembar. “Sedikit ya. Tapi, karena itu daerah kampus, dalam hal ini mahasiswa banyak yang fotokopi, maka jadilah keuntungan saya lumayan besar,” katanya sambil melempar senyum.

Tidak hanya sampai di situ, ia pun terus berusaha mengasah kemampuannya dalam berbisnis. Usaha lain, seperti usaha stiker, pembuatan kaos, buku kuliah stensilan, hingga penjualan buku bekas dicobanya. Usai menyelesaikan kuliah, Chairul memberanikan diri menyewa kios di daerah Senen, Jakarta Pusat, dengan harga sewa Rp1 juta per tahun.

Kios kecil itu dimanfaatkannya untuk membuka CV yang bergerak di bidang penjualan alat-alat kedokteran gigi. Sayang, usaha tersebut tidak berlangsung lama karena kios tempat usahanya lebih sering dijadikan tempat berkumpul teman-temannya sesama aktivis. “Yang nongkrong lebih banyak ketimbang yang beli,” kata mahasiswa teladan tingkat nasional 1984-1985 ini.

Selang berapa tahun, ia mencoba bangkit dan melangkah lagi dengan menggandeng dua temannya mendirikan PT Pariarti Shindutama yang memproduksi sepatu.

 
Ia mendapatkan kredit ringan dari Bank Exim sebesar Rp150 juta. Kepiawaiannya membangun jaringan bisnis membuat sepatu produksinya mendapat pesanan sebanyak 160.000 pasang dari pengusaha Italia.

Bisnisnya terus berkembang. Ia mulai mencoba merambah ke industri genting, sandal, dan properti. Namun, di tengah usahanya yang sedang merambat naik, tiba-tiba dia terbentur perbedaan visi dengan kedua rekannya. Ia pun memutuskan memilih mundur dan menjalankan sendiri usahanya.

Memang tidak jaminan, seseorang yang berkarier sesuai dengan latar belakang pendidikannya akan sukses. Kenyataannya tidak sedikit yang berhasil justru setelah mereka keluar dari jalur.

“Modal dalam usaha memang penting, tapi mendapatkan mitra kerja yang andal adalah segalanya. Membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas dalam menjalankan bisnis,” ujar Chairul Tanjung yang lebih memilih menjadi seorang pengusaha ketimbang seorang dokter gigi biasa.

Dan pilihannya untuk menjadi pengusaha menempatkan CT sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai 450 juta dolar AS. Sebuah prestasi yang mungkin tak pernah dibayangkannya saat memulai usaha kecil-kecilan, demi mendapat biaya kuliah, ketika masih kuliah di UI dulu.

Hal itulah yang barangkali membuat Chairul Tanjung selalu tampil apa adanya, tanpa kesan ingin memamerkan kesuksesannya. Selain itu, rupanya ia pun tak lupa pada masa lalunya. Karenanya, ia pun kini getol menjalankan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari PMI, Komite Kemanusiaan Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dan sebagainya. “Kini waktu saya lebih dari 50% saya curahkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ungkapnya.

Kini Grup Para mempunyai kerajaan bisnis yang mengandalkan pada tiga bisnis inti. Pertama jasa keuangan seperti Bank Mega, Asuransi Umum Mega, Aanya yaitu bisnis televisi, TransTV. Pada bisnis pertelevisian ini, ia juga dikenal berhasil mengakuisisi televisi yang nyaris bangkrut TV7, dan kini berhasil mengubahnya jadi Trans7 yang juga cukup sukses.

Langkah ekspansi selanjutnya adalah mendirikan perusahaan patungan dengan mantan wapres Jusuf Kalla membentuk taman wisata terbesar “TRANS STUDIO” di Makassar, untuk menyaingi keberadaan Universal Studio yang ada di Singapura. Taman hiburan dalam ruangan terbesar di Indonesia inipun sekarang telah merambah kota Bandung, dan sebentar lagi kota-kota besar di Indonesia lainnya.

Chairul merupakan salah satu dari tujuh orang kaya dunia asal Indonesia. Dia juga satu-satunya pengusaha pribumi yang masuk jajaran orang tajir sedunia. Enam wakil Indonesia lainnya adalah Michael Hartono, Budi Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto dan Low Tuck Kwong.

Berkat kesuksesannya itu Majalah Warta Ekonomi menganugerahi Pria Berdarah Minang/Padang sebagai salah seorang tokoh bisnis paling berpengaruh di tahun 2005 dan Dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di dunia tahun 2010 versi majalah Forbes dengan total kekayaan $1 Miliar.

sumber : http://juliussumant.wordpress.com, http://others.lintas.me.com

Sunday, October 16, 2011

MENGENANG STEVE JOBS

SANG MAESTRO TEKNOLOGI INFORMASI
Steven Paul Jobs lahir di San Francisco, California, Amerika Serikat, 24 Februari 1955 adalah pemimpin perusahaan Apple Computer bersama Steve Wozniak dan tokoh utama di industri komputer. Sebagai pendiri (dengan Steve Wozniak) Apple Computer di tahun 1976, ia mempopulerkan konsep komputer di rumah tangga dengan Apple II. Kemudian, ia merupakan salah satu orang yang pertama kali menyadari potensi untuk mengomersialkan antarmuka pengguna grafis (graphical user interface) dan mouse yang dikembangkan di Palo Alto Research Center perusahaan Xerox, dan kemudian teknologi ini diterapkannya ke dalam Apple Macintosh.


Jobs juga memimpin Pixar Animation Studios, sebuah perusahaan komputer animasi terkemuka di dunia layar lebar. telah menjadi multi-jutawan sebelum berumur 30 tahun. Dimulai dengan perusahaan NeXT untuk membuat sistem pendidikan dengan harga yang terjangkau, menemukan bahwa menjual software lebih baik dari pada menjual hardware.

Dilahirkan di San Fransisco oleh ibunya Joanne Simpson dan ayahnya Abdulfattah Jandali mahasiswa tamu dari Syria yang kemudian menjadi profesor ilmu politik. Sejak bayi beliau diadopsi Paul dan Clara Jobs dari Mountain View,Santa Clara County California. Orang tua angkat inilah yang memberikan nama Steven Jobs. Orang tua biologisnya kelak menikah dan memberinya adik perempuan bernama Mona Simpson yang kini terkenal sebagai novelis.

Beliau melewati masa SMP dan SMU di Curpetino, Califonia, seringkali setelah jam sekolah mengajar di Hewlett Packard Company di Palo Alto, California. Maka tak heran segera setelah itu ia dan Steve Wozniak segera menjadi pekerja paruh waktu di perusahaan ini. Di tahun 1972, Jobs lulus dari SMA Homestead di Cupertino, California dan diterima di Reed College di Portland, Oregon, tapi dikeluarkan/ drop out setelah satu semester. Tapi ia segera mendaftar ke Reed College, salah satu hal yang dipelajari di sini kaligrafi. "Jika saya tak pernah dikeluarkan dari tempat belajar hanya satu semester mungkin Mac saat ini tak akan memiliki multiple typefaces atau font-font yang proposional," katanya.

Di musim gugur tahun 1974, Jobs kembali ke California dan mulai menghadiri pertemuan "Homebrew Computer Club" dengan Steve Wozniak. Dia dan Wozniak bersama bekerja di Atari Inc., sebuah perusahaan pembuat permainan komputer yang terkenal, dengan jabatan sebagai perancang permainannya. Motivasinya saat itu adalah mengumpulkan uang untuk melakukan perjalanan spiritual ke India.



Jobs kemudian melakukan perjalanan pencerahan spritual ke India bersama temannya di Reed College, Daniel Kottke, yang kemudian hari menjadi pegawai Apple yang pertama. Kembali dari India dia menjadi Buddhist dengan rambut dicukur/gundul dan mengenakan pakaian tradisional India (biksu?). Selama masa ini ia mempraktekkan psychedelics (semacam meditasi, saat itu Jobs sering dianggap aneh, karena berjalan telanjang kaki di atas Salju- ini semacam meditasi kesadaran). Ini adalah dua atau tiga hal yang paling penting dalam hidup yang pernah ia lakukan dalam hidupnya.

Di tahun 1976, Jobs, usia 21, dan Wozniak, 26, mendirikan Apple Computer Co. di garasi milik keluarga Jobs. Komputer pribadi yang diperkenalkan Jobs and Wozniak diberi name Apple I. Komputer itu dijual dengan harga AS$666.66, sebagai referensi terhadap nomor telpon dari Wozniak's Dial-A-Joke machine, yang berakhir dengan -6666.

Di tahun 1977, Jobs dan Wozniak memperkenalkan Apple II, yang menjadi sukses besar di pasaran rumah tangga dan memberi Apple pengaruh besar di industri komputer pribadi yang masih muda. Di tahun 1980, Apple Computer mencatatkan namanya di bursa efek, dan dengan penawaran saham awal yang sukses, ketenaran Jobs bertambah. Tahun itu juga, Apple Computer melepas Apple III, walaupun kesuksesannya tidak sebaik sebelumnya.
Seiring dengan berkembangnya Apple Computer, perusahaan itu mulai mencari kepemimpinan baru untuk membantu mengatur perkembangan perusahaan tersebut. Di tahun 1983, Jobs menggaet John Sculley, dari perusahaan Pepsi-Cola, untuk memimpin Apple Computer, dengan tantangan, "Apakah kamu mau menjual minuman berkarbon seumur hidupmu, atau maukah kamu mengubah dunia?" (Do you want to just sell sugared water for the rest of your life, or do you want to change the world?) Tahun itu juga, Apple juga mengeluarkan Apple Lisa yang teknologinya tergolong sangat maju pada saat itu tapi gagal meraih pembeli di pangsa pasar.

Tahun 1984 menjadi tahun pengenalan Macintosh, komputer pertama yang berhasil dijual ke pasaran dengan menghadirkan fitur antarmuka pengguna grafis. Pengembangan Mac dicetuskan oleh Jef Raskin dan tim tersebut menggunakan teknologi yang sudah dikembangkan bukan oleh Apple, seperti di Xerox's PARC, tetapi belum sempat dikomersialkan. Kesuksesan Macintosh membuat Apple menelantarkan Apple II demi mengembangkan produksi Mac, yang bertahan sampai saat ini.

Walaupun Jobs sangat persuasif dan karismatik bagi Apple, Banyak yang menganggap dia sebagai pemimpin yang gampang berubah pikiran dan beremosi tinggi. Di tahun 1985, setelah banyak menyebabkan masalah kepemimpinan di dalam Apple, Sculley memberhentikan Jobs dari jabatannya dan mengusirnya dari Apple.

Setelah keluar dari Apple, Jobs mendirikan sebuah perusahaan komputer lagi, NeXT Computer yang seperti Lisa, NeXT tergolong sangat maju dalam hal teknologi, tetapi tidak pernah menjadi terkenal, kecuali di lingkup riset sains. (Tim Berners-Lee mengembangkan sistem World Wide Web di CERN dengan menggunakan sebuah NeXT workstation.) Namun NeXT membantu memajukan teknologi-teknologi sepert program object-oriented, PostScript, dan perangkat magneto-optical.

Di tahun 1996, Apple membeli NeXT seharga AS$402 juta, dan membawa Jobs kembali ke perusahaan yang ia dirikan. Di tahun 1997 ia menjadi pemimpin sementara di Apple setelah kepergian Gil Amelio.

Dengan pembelian NeXT, banyak teknologi dari NeXT diterapkan ke dalam produk buatan Apple, terutama NeXTSTEP, yang berkembang menjadi Mac OS X. Dibawah bimbingan Jobs perusahaan tersebut meningkatkan penjualannya setelah memperkenalkan iMac. iMac merupakan komputer pertama yang dijual dengan mengutamakan penampilannya (walaupun iMac juga banyak menggunakan teknologi maju di dalamnya). Sejak saat itu, penampilan yang menarik dan merek yang terkenal telah memberikan keuntungan bagi Apple.

Belakangan ini, Apple mulai mengembangkan sayapnya. Dengan pengenalan iPod alat musik portabel, piranti lunak iTunes, dan iTunes Music Store, perusahaan tersebut melakukan gebrakan di bidang peralatan elektronik pribadi dan musik online. Sambil merangsang inovasi, Jobs juga mengingatkan bawahannya bahwa, "artis tulen membuahkan hasil," (real artists ship) yang maksudnya adalah, menghasilkan karya-karya dengan tepat waktu sama pentingnya dengan inovasi dan produk jitu.

Jobs bekerja di Apple selama beberapa tahun dengan gaji AS$1/tahun. Karenanya dia tercatat di buku Guinness World Records sebagai "pemimpin perusahaan dengan gaji terendah" (Lowest Paid Chief Executive Officer). Setelah Apple mulai meraih laba penjualan kembali, perusahaan tersebut melepaskan gelarnya sebagai pemimpin sementara. Saat ini penghasilannya di Apple adalah AS$219 juta, menurut sebuah artikel yang ditulis di situs Bloomberg di tahun 2003.

Jobs sangat dikagumi karena keahliannya untuk meyakinkan orang dan menjadi salesman unggul, yang sering dijuluki reality distortion field dan hal ini tampak nyata saat ia memberikan keynote speeches di Apple expos. Namun, kegigihannya juga pernah mengundang sial. Kekerasan kepalanya mungkin telah menyebabkan Apple kehilangan kesempatan emas untuk menjadi pemimpin di bidang komputer pribadi. Keenganannya untuk membiarkan perusahaan lain membuat komputer yang kompatible dengan Macintosh mengakibatkan Apple harus menelan kekalahan dalam merebut pengguna komputer yang ada. Perusahaan piranti keras dan lunak akhirnya memutuskan untuk mengadopsi platform IBM PC yang menggunakan sistem operasi buatan Microsoft. Microsoft kemudian juga mengejar ketinggalannya dari Apple dengan mengembangkan antarmuka pengguna grafis buatan mereka sendiri, Microsoft Windows.

Di tahun 1986 Jobs mendirikan (bersama Edwin Catmull) Pixar, sebuah studio animasi komputer di Emeryville, California. Perusahaan itu didirikan dari apa yang dahulunya divisi grafik komputer milik Lucasfilm, yang Jobs beli dari pendirinya, George Lucas, sebesar AS$10 juta. Satu dekade kemudian, Pixar berkembang menjadi terkenal dan berhasil dengan film terobosannya Toy Story. Sejak saat itu Pixar sudah membuahkan film-film yang memenangkan Academy Award yaitu Finding Nemo dan The Incredibles. Karena kepemimpinannya di Pixar dan juga kemapanannya di Apple, Jobs dianggap oleh banyak pengamat industri hiburan salah satu calon pengganti Michael Eisner sebagai pemimpin dari The Walt Disney Company, yang mendistribusikan dan mendanai film-film buatan Pixar.

Pada tanggal 25 agustus 2011, Pendiri sekaligus presiden (CEO) Apple Inc,, Steven Paul Jobs akhirnya resmi memutuskan untuk mengundurkan diri. Tetapi dirinya masih dikenang oleh masyarakat dunia karena karya - karyanya. Mulai tahun 1976 ia mengeluarkan Apples l. Karya - karyanya terus berkembang sampai terakhir tahun 2010 ia mengeluarkan iPad yang sempat menghebohkan dunia.

Steve Jobs meninggal pada usia 56 tahun. Setelah bergulat dengan kanker pangkreas yang telah mengerogoti tubuhnya selama beberapa tahun terakhir. Berita “Steve Jobs meninggal” ini diumumkan oleh pimpinan Apple pada rabu malam 5 Oktober 2011. Ikon Lembah Silikon ini dikenang atas jasanya menghibur dunia dengan iPod iPhone dan yang terakhir adalah iPad. Agustus lalu, dia baru saja menyerahkan posisi CEO kepada Tim Cook. Steve Jobs sendiri dikenal sebagai legenda di Apple bahkan bisa dibilang maestro teknologi yang paling inovatif abad ini. Slamat jalan sang maestro

sumber : http://kolom-biografi.blogspot.com/2009/10/biografi-steve-jobs-pendiri-apple.html

Thursday, September 8, 2011

Dasar dan Tehnik Membuat Keputusan Usaha


Dasar dan teknik membuat keputusan adalah sebagai berikut :
a. Intuisi
Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan tersebut. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh pengetahuan, latihan-latihan, serta pengalamannya.
Adapun keuntungan pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah :
1) Keputusan dapat diubah dengan cepat
2) Diutamakan yang paling penting
3) Dipergunakan kemampuan cara membuatnya
b. Fakta
Pembuatan keputusan berdasarkan fakta merupakan pembuatan keputusan yang paling baik dan cukup meyakinkan, sehingga orang-orang yang merasakan akibat dari keputusan tersebut tidak bisa membantah keputusan-keputusan yang diambil. Adapun fakta-fakta tersebut :
1) Perlu diusahakan sebaik-baiknya
2) Perlu diselidiki dengan teliti
3) Perlu diklasifikasikan dengan tepat
4) Perlu ditafsirkan dengan hati-hati
c. Pengalaman
Dalam membuat keputusan, perlu diperhatikan kejadian-kejadian pada masa lalu. Sebab, pengalaman akan memberikan petunjuk bagi pembuat keputusan. Pengalaman ini merupakan guru yang akan memberikan petunjuk, serta pedoman bagaimana seorang Wirausaha harus membuat keputusan, agar ditaati dan dilaksanakan sebagaimana
mestinya. Pengalaman seorang Wirausaha harus membuat keputusan, agar ditaati dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Pengalaman seorang Wirausaha di dalam mengelola bisnisnya, antara lain :
1) Pengalaman berupa sikap atau nilai
2) Pengalaman berupa pengetahuan
3) Pengalaman berupa keterampilan
d. Keterampilan
Seorang Wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya ke arah tercapainya tujuan. Tentu saja kerampilan tidak dapat diperoleh dengan sendirinya tanpa adanya usaha. Ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi dalam usaha atau bisnis, yakni akan melatih keterampilan untuk memimpin diri sendiri serta dapat membuat keputusan dengan jalan sebagai berikut.
1) Mengenal diri sendiri
Pengenalan diri sendiri memang pekerjaan yang sukar, karena menyangkut penilaian seseorang terhadap pribadinya. Tetapi dengan mengenal diri sendiri, akan mudah menetapkan keputusan.
2) Melatih kemauan
Melatih kemauan akan menghasilkan kemauan yang keras untuk berusaha mencapai tujuan hidupnya. Dengan adanya kemauan, seorang Wirausaha akan dapat menentukan keputusannya.
3) Melatih disiplin
Kerjas keras dan tanggung jawab melatih wirausaha untuk mampu mengembangkan diri untuk mengenal diri sendiri, sehingga mampu mengambil keputusan yang baik. Untuk itu, melatih disiplin terhadap diri sendiri, akan dapat memimpin perilaku diri sendiri. Wirausaha dalam prakteknya, akan selalu bertindak secara tertib dan bertanggung jawab di dalam menentukan masalah dan pembuatan keputusannya, yang didasarkan pada sumber-sumber informasi yang relevan dan data-data yang layak dipercaya sesuai dengan kebutuhan. Dengan adanya disiplin, Wirausaha akan dapat menentukan keputusan yang baik dan dapat diterima oleh semua pihak.
4) Authority (kekuasaan)
Keputusan yang bersifat otoritas sangat tergantung pada pihak diri pimpinan itu sendiri. Pada umumnya, kebanyakan pembuatan keputusan didasarkan atas otoritas si pembuat keputusan. Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas, dipedomani dan dipengaruhi oleh
faktor-faktor berikut.
1. Undang-undang
2. Peraturan-peraturan
3. Pengalaman
4. Kekuasaan
5. Status pengelolaan
Adapun kebaikan dan kejelekan keputusan berdasarkan authority,
adalah sebagai berikut.
a) Kebaikan :
1. Cepat dilaksanakan
2. Tanggung jawab terbatas
3. Sangat tergantung pada pimpinan
4. Bersifat permanen
b) Kejelekan :
1. Banyak mengabaikan staf
2. Aspek kekuasaan lebih menonjol
3. Bersifat rutin
4. Melahirkan praktek diktator
5. Sumber-sumber informasi kurang dievaluasi
Beberapa keputusan yang dibuat dapat berubah. Banyak sumber, ahli yang dapat dipergunakan dalam mengambil suatu keputusan, pembuatan keputusan, bahwa keputusan harus bertolak dari informasi, fakta dan data. Seorang Wirausaha yang kreatif dapat mengambil keputusan dengan banyak mencari informasi mulai dari fakta-fakta dan
data yang terbaik. Harapan seorang Wirausaha dalam mengambil keputusan tidak bersumber dari hasil pendapatnya sendiri saja. Meskipun pendapat itu masih bersifat hipotesis yang belum teruji manfaat dan nilainya. Hal ini tidak ada salahnya, terlebih-lebih bagi seorang Wirausaha yang sudah banyak pengalaman dalam bidang usaha atau bisnis untuk tidak berhenti mencari informasi yang relevan sebanyak-banyaknya. Jika
tidak demikian, maka para karyawan perusahaan atau orang lain akan menganggap bahwa Wirausaha tersebut tidak mempunyai kemampuan di dalam membuat keputusan dalam bisnisnya

Saturday, July 23, 2011

Power of mind

kekuatan fikiran dan kedahsyatan kata - kata


Jika Anda percaya, pikiran Anda mencari jalan untuk melaksanakannya
Sikap menentukan tindakan. Anda bukanlah sebagaimana yang Anda kira.  Apa yang Anda pikir, itulah Anda !


Bila Anda berpikir bahwa Anda telah ditaklukan, maka sebenarnya Anda telah kalah. Bila Anda berpikir bahwa Anda tidak mampu,Maka Anda memang lemah.
Bila anda ingin menang, tapi anda berpikir bahwa Anda tidak bisa menang, maka pastilah Anda tidak bakal menang. Bila Anda berpikir bahwa Anda akan menderita rugi, maka Anda akan benar – benar rugi. Karena dimanapun seluruh jagad ini, Sukses itu hanya berpangkal dari kemampuan seseorang yang mewujudkan jalan pikirannya. Bila Anda berpikir bahwa kedudukan Anda akan tersisih dalam masyarakat, maka Anda akan mengalami perlakuan yang  demikian. Karena itu Anda harus  yakin benar akan diri Anda sendiri.
Berhati-hatilah dengan apa yang Anda pikirkan, karena ia bisa menjelma menjadi kata-kata.  Pilihlah kata-kata dengan bijak karena kata-kata Anda akan mlahirkan tindakan.  Waspadalah dengan tindakan Anda karena iaa akan menjadi kebiasaan.  Mawaslah dengan kebiasaan Anda karena kebiasaan bisa membentuk  kepribadian, dan kepribadianlah yang akan menghantarkan Anda kepada keberuntungan atau kebuntungan (kerugian).
Ketika Anda berpikir sukses, maka pikiran Anda akan bekerja untuk Anda dan membantu Anda untuk mencari cara dan jalan bagaimana caranya agar Anda sukses dan terdoronglah Anda untuk melaksanakannya.  Sebaliknya ketika Anda percaya bahwa sesuatu itu tidak mungkin, maka pikiran Anda akan mencari pembuktian yang membenarkan kenapa sesuatu itu layak untuk dikatakan tidak mungkin. 

Percaya dengan penuh keyakinan akan membuahkan kekuatan kreatif dan akan senantiasa mencari dan menemukan cara bagaimana untuk bisa. Percaya dan yakin akan berbuah pikiran membangun (konstruktif) dan keragu-raguan akan menjadi penghambat kreatifitas  dan Andapun akan mulai berpikir destruktif (pessimis) yang berbuah pada karakter mudah menyerah, daya juang rendah, menunda, malas dan banyak alasan.

Anda bisa mencoba kedasyatan kata-kata dalam mempengaruhi pikiran kepada teman Anda.  Bekerjasamalah dengan dua teman Anda.  Tanpa sepengetahuan Anda bertiga, katakanlah kepada seorang teman Anda sebagai target uji coba, anggap saja namanya Bayu.  Katakan pada Bayu,  “ Yu kok kamu hari ini tampak pucat, kamu sakit ya...”, biarkan dia bereaksi apa adanya,  tunggu 10 menit kemudian tugaskan teman Anda yang pertama untuk mengucapkan kalimat yang sama sebagaimana yang Anda katakan pada Bayu.  Beberapa saat kemudian aturlah teman Anda yang kedua mengucapkan kalimat yang  sama.  Lihatlah kejadian berikutnya,  bisa jadi teman Anda benar-benar merasakan sakit dan minta ijin dari aktivitasnya saat itu.  Begitupun sebaliknya kalau Anda mengatakan hal positip pada teman Anda, misalnya  “ Bayu serasi banget bajumu hari ini,  kamu tampak keren deh...”, Coba libatkan teman Anda sebagaimana skenario diatas, maka bisa dipastikan Bayu akan lebih percaya diri dan senang dinadingkan kalau Anda bilang, “ Bayu sepertinya bajumu tidak nyambung deh,  tidak serasi amat...”, Mau coba...
Begitulah pengaruh kata-kata pada kita.  Karenanya pandai-pandailah memilih kata-kata positip yang akan memompa diri Anda, teman Anda dan orang-orang yang Anda temui sehingga suatu saat nanti Anda akan dikenang sebagai pendongkrak motivasi dan bukan sebagai penghancur motivasi.  Sekali lagi hapuslah kata-kata negatif dalam kamus kehidupan Anda, dan mulailah dari saat ini ucapkanlah kata-kata terbaik untuk diri Anda, dan orang lain yang Anda temui.

Bagaimana agar pikiran Anda mampu menemukan gagasan-gagasan kreatif dalam meraih keberhasilan yang Anda idamkan?  


Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah serap dan tangkaplah gagasan dan ide-ide kreatip yang berhamburan dalam pikiran Anda ataupun di sekitar Anda, jangan biarkan gagasan itu lepas begitu saja.  Belajarlah untuk menyerap hal-hal positip disekitar Anda,  temui orang-orang berkarakter positip yang Anda kenal atau bahkan yang hanya Anda lihat di TV atau di majalah Anda.  Saya yakinkan Anda lambat laun tapi pasti cara berpikir Anda akan membuahkan gagasan-gagasan positip dan melahirkan aksi positip. Karena itu tulis dan tuangkanlah gagasan tersebut pada kertas.  Berikutnya tinjaulah gagasan tersebut berdasarkan sudut pandang pikiran Anda, singkirkan yang menurut Anda tidak bernilai dan arsipkanlah yang bagi Anda bernilai.

Kedua, pupuklah gagasan bernilai yang Anda tulis dan hapuskan kata “tidak mungkin” dalam hidup Anda, baik dalam pikiran ataupun dalam kosa kata Anda.  Katakan dengan tegas “ mungkin” dan yakinlah dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan.  Mustahil adalah kata mutiara bagi orang-orang yang tidak mau mencoba.

Ketiga, Tentukanlah apa yang Anda inginkan. Ubahlah gagasan yang merupakan buah cara berpikir Anda dalam tindakan nyata.  Libatkanlah saudara, teman, kerabat atau orang-orang yang menurut Anda layak untuk menjadi bagaian dari keinginan (mimpi) Anda.  Bersiaplah menanggung konsekuensi nyaman ataupun tidak menyenangkan dari pilihan tindakan Anda.  Resiko senantisa ada.  Akan lebih baik gagal karena melakukan dibandingkan tidak pernah salah apalagi gagal karena memang tidak pernah melakukan apapun.

Ke empat, evaluasilah apa yang telah Anda lakukan, ambil yang bermakna, buang yang tak berguna, susunlah puzzle kesuksesan Anda dari hal-hal positif yang telah Anda kumpulkan, lakukan secara sabar dan berkesinambungan.

Kelima, hapus kata berhenti dan menyerah dalam kamus kehidupan Anda, maka tunggulah manusia baru yang diperhitungkan oleh kawan maupun lawan akan terlahir, dan itu adalah Anda.

Fakta membuktikan, apapun yang Anda rasakan saat ini bermula dari kata-kata yang pernah Anda pikirkan, kemudian Anda ucapkan, lalu Anda kerjakan dengan tindakan nyata, dan jadilah Anda sekarang sebagaimana yang Anda rasakan saat ini.


Semoga dapat bermanfaat untuk anda semua.

sumber: http://www.sugestipower.com

Thursday, July 14, 2011

Wooow... 14 Pengusaha Indonesia Masuk orang terkaya dunia

Tahun ini, Majalah Forbes memasukan 14 pengusaha Indonesia dalam daftar orang terkaya dunia. Padahal tahun 2010 hanya 7 pengusaha.

Ketujuh pendatang baru itu adalah Sri Prakash Lohia, Kiki Barki, Edwin Soeryadjaya, Garibaldi Tohir, Theodore Rachmat, Murdaya Phoo dan Benny Subianto. Mereka menemai 7 pengusaha yang tahun lalu sudah masuk daftar yaitu R Budi Hartono, Michael Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto dan Chairul Tanjung.

Pendatang baru pertama adalah Sri Pakasih Lohia yang masuk urutan 564 dengan kekayaan US$2,1 miliar. Mesikipun tinggal di London, Sri saat ini sudah menjadi WNI. Keturunan India ini juga terkaya di Indonesia nomer 6 merupakan pengusaha tekstil, produsen polyester terbesar melalui Indorama Synthetics. Keluarganya juga menguasai bisnis tekstil di Thailand dan New Delhi.

Kiki Barki berada di urutan ke 595 terkaya dunia dan nomer 7 terkaya di Indonesia senilai US$2 miliar. Pengusaha batubara ini memulai debutnya berkat IPO Harum Energy pada Oktober lalu. Kiki juga memiliki saham di perusahaan batubara Australia, Coctakoo Coal.

Berikutnya adalah Edwin Soeryadjaya diurutan 782 dengan kekayaan mencapai US$1,6 miliar merupakan putra pendiri Astra William Soeryadjaya. Kendaraan bisnisnya adalah Saratoga Investama Sedaya sejak 1998. Melalui Saratora Capital masuk dalam 5 pendiri Adaro Energy dan memiliki saham di Tower Bersama Insfrastructure.

Garibaldi Thohir diurutan 833 dengan kekayaan US$1,5 miliar didukung produsen batubara yang termasuk pendiri Adaro Energy hingga 30% kepemilikan. Pengusaha yang masih berumur 45 tahun ini memulai bisnis batubara sejak 1992 dan mendirikan PT Wom Finance.

Theodore Rachmat berada di urutan 938 dengan kekayaan US$1,3 miliar mengumpulkan kekayaan dari bisnis barubara. Walaupun dia merupakan eksekutif di PT Astra International yang didirikan pamannya, William Soeryadjaya. Grup Astra saat ini juga masuk ke pertambangan diantaranya melalui United Tractors (UNTR).

Moerdaya Poo yang berada di urutan 1057 dengan kekayaan U$1,1 miliar mengandalkan bisnsi IT, real estate, kayu, perkebunan, barang konsumsi dan engineering. Dia juga mendirikan Metropolitan Development Tbk (EMDE). Poo juga penyedia jasa WiMax di 24 kota.

Sedangkan Benny Subianto di urutan 1140 memiliki kekayaan US$1 miliar termasuk dari 5 pendiri Adaro Energy. Dia pernah menjadi Wadirut PT Astra International (ASII) dan Dirut United Tractors (UNTR). Benny juga menjalankan bisnis kelapa sawit di bawah Astra.


sumber : http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1310552/wajah-baru-di-daftar-orang-terkaya-dunia-2011

Wednesday, July 13, 2011

Yuk kita sedikit merenung.... Apa sih Usaha itu menurut pandangan Islam...??

Usaha Menurut Islam

Menurut ajaran Tuhan, usaha itu ada yang lahir, ada yang batin . Ada yang lahir, ada yang bersifat maknawi. Atau dengan kata-kata lain ada yang bersifat lahir, ada yang bersifat taqwa. Usaha rohani, usaha bersifat batin, usaha untuk mencari taqwa, itu disebut usaha. Ini yang sudah tidak diperkatakan lagi oleh ulama.

Usaha yang bersifat lahir seperti berfikir, mencari ilmu, mencari pengalaman, belajar, mencari kepakaran, bekerja, buat pembangunan dan lain-lain. Usaha lahir ada 2 jenis : yang halal dan tidak halal. Yang sah dan tidak sah. Yang dibenarkan dan yang dilaknat. Yang sah ikut syariat, dengan syarat tidak meninggalkan ibadah-ibadah asas.

Usaha yang sah ini seseorang yang dia belajar, bekerja, berniaga, cari pengalaman, membangun dan lain-lain, dengan syarat ikut syariat dan tidak meninggalkan perkara asas. Itulah usaha lahir yang sah, yang ikut syariat, yang dibuat oleh orang soleh, tapi belum orang bertaqwa. Supaya usaha lahir yang bernilai dunia itu jadi nilai Akhirat, niatkan kerana Tuhan.

Usaha lahir yang sah yang ikut syariat ini, walaupun berjaya atau tidak, dia dapat pahala. Sebab sesuatu yang bernilai dunia itu sudah ditukar kepada nilai Akhirat. Usaha yang tak sah yang tak ikut syariat, tak fikir halal haram, dia dilaknat. Kalau berjaya berdosa, tak berjaya pun berdosa. Kalau berjaya lagi besar dosanya. Ia dikatakan istidraj, Tuhan jayakan dengan murka, Tuhan jayakan dengan benci, Tuhan jayakan dalam keadaan Tuhan tak redho.

Dalam ajaran Islam, orang yang sungguh-sungguh untuk cari taqwa, dianggap usaha. Ulama sudah tidak bahaskan hal ini, sedangkan dalam Al Quran dan Hadis jelas. Seperti takutkan Tuhan dianggap usaha, cintakan Tuhan dianggap usaha, bertaubat dengan dosa dianggap usaha, takut dengan dosa, berkasih sayang, memberi maaf, meminta maaf, tawadhuk, merendah diri, bekerjasama, bertolak ansur, rasa bertuhan, semuanya dianggap usaha. Berwirid berzikir dianggap usaha. Bila Tuhan nak bagi kejayaan, usaha ini nilainya 90%.

Tapi perlu diingat, dalam mencari taqwa itu, jangan dikaitkan dengan dunia. Misalnya, aku usaha bertaqwa untuk bayar hutang. Hal yang sudah tinggi diturunkan. Yang lain tadi usaha dunia di Akhiratkan. Yang ini jangan, buat usaha taqwa untuk dapat duit, untuk dapat kekayaan. Tidak boleh, sebab taqwa yang sudah mahal itu diturunkan nilainya. Tadi yang dunia, dinaikkan, dijadikan Akhirat.

Usaha taqwa ini merupakan simpanan di sisi Tuhan. Bila kita perlu, minta. Waktu minta tak apa. Tapi waktu buat usaha taqwa itu jangan diniatkan untuk tujuan dunia. Kita tertipu dalam amalan. Di sini nilainya 90%. Sebab itu sejarah sudah menceritakan, dahulu sahabat-sahabat Rasulullah SAW untuk perang, untuk berjuang, untuk pergi dakwah, mereka usaha dulu. Usaha mereka bukan cari duit, bukan cari tenaga, tapi bertaubat, minta ampun, sembahyang malam, takut Tuhan, cinta Tuhan. Itu usaha. Pelik. Orang sekarang bila sebut usaha ia adalah bekerja, cari duit, cari tenaga dan lain-lain.

Usaha Bertaubat, minta ampun, takutkan Tuhan, cintakan Tuhan inilah yang sudah beratus tahun sudah dilupakan umat Islam. Ulama sudah tidak jadikan ilmu lagi, sudah tak berani cakap lagi.

Padahal usaha lahir itu kalau halal, dia berjaya 10% saja. Dia diukur oleh Tuhan sejauh mana kita usaha, sejauh mana kita beri tenaga, sejauh mana kepandaian kita. Itu saja hadnya. Tapi yang usaha taqwa tak. Usaha individu had ini, keluarga lagi besar, daulah, ummah lagi besar. Ini sudah dilupakan umat Islam. Paling baik buat usaha lahir yang sah tadi saja. Itupun tidak banyak, kebanyakan yang pertama, tak kira halal haram, tak kira laknat Tuhan.

Jadi bertolak ansur, takut Tuhan, cinta Tuhan, minta maaf, memberi maaf, rasa bertuhan, rasa kehambaan, dikira usaha. Usaha ini banyak, 90%. Tuhan tunggu bila kita perlu, Tuhan akan salurkan mengikut saiz keperluan, secara individu, jemaah, daulah atau ummah. Jadi dalam Islam, mengusahakan taqwa dianggap usaha bahkan dia bernilai 90%. Cuma Tuhan simpan, bila dia perlu untuk individu, diberi untuk individu, kalau perlu untuk jemaah diberi bertaraf jemaah, kalau perlu untuk daulah diberi bertaraf daulah dan seterusnya ummah. Begitulah di zaman Rasulullah SAW dan salafussoleh, umat Islam hidup makmur. Bila umat Islam ikut cara penjajah, apa sudah jadi? Bila usaha lahir, walaupun sah halal, cabaran banyak, banyak lawan. Macam mana kita hendak lawan orang kafir. Dari 10% dicabar keadaan, tinggal 1%. Sebab itu umat Islam tak boleh pergi. Usaha yang batin sudah tak dibuat, sudah tak difahami.

Perlu diingat orang yang usaha lahirnya tak fikir halal haram, kalau majupun dianggap istidraj, maka Tuhan lepas tangan, awak buat sendiri, berjaya sendiri. Orang yang berjaya secara istidraj samada secara individu, jemaah, negara, atau lebih besar dari itu, yang jadi haru biru, bergaduh, berkrisis, berperang, macam-macam gejala berlaku. Kejayaan itu tidak seimbang dengan kesusahannya. Macam Amerika menguasai dunia tapi apa sudah jadi? Senang kah? Tak. Begitu juga, orang Islam sekalipun, bila mengikut usaha lahir secara orang kafir, ada juga yang berjaya, tapi keluarga bergaduh. Berjaya, tapi orang kidnap, musuh banyak, banyak orang hasad dengki, hati tak tenang. Berjaya tapi kemudian bunuh diri. Inilah ciri kejayaan secara istidraj.

Usaha secara batin di kalangan umat Islam sudah mati, sudah tertutup, yang tinggal hanya usaha lahir yang sah. Itupun sudah tak ramai yang buat. Kalau dibuat ikut syariat, cabaran banyak, tak boleh pergi juga. Kita sedang berjuang ke arah tadi iaitu usaha taqwa, usaha batin. Bila kita usaha secara batin, bila kita perlu tadah tangan. Bila untuk buka kedai, untuk buat projek, tadah tangan. Itulah kaedahnya. Bertaubat, cinta Tuhan, takut Tuhan, berkasih sayang itu dianggap usaha. Kalau kita berniaga, tapi berhutang, berniaga tak maju, sebab usaha batin tidak ada. Tidak guna lagi hanya berhadapan dengan usaha lahir, padahal usaha lahir kalau ikut syariat pun, untuk lawan kepandaian orang bukan Islam tak boleh. Untuk lawan perniagaan orang bukan Islam, tak boleh.

Kalau sudah berniaga tapi berhutang, tutup, tak payah salahkan orang. Salahkan diri kerana berniaga tak usahakan taqwa. Jadi kita berniaga ini menjadi ukuran, untuk menilai, yang berjaya kenapa?, yang tak berjaya kenapa? Kalau tak niaga, tak buat projek, tak tahu bahawa kita tak boleh nilai. Berniaga tak maju, tutup, berhutang, puncanya kerana kita tak usahakan taqwa.

Jadi taqwa itu satu usaha untuk berniaga, lebih besar dari usaha lahir sekalipun sah ikut syariat. Cuma kalau sudah buat nilai Akhirat, jangan tergelincir ke dunia. Mari kita bertaqwa, untuk buat projek, untuk dapat kedai. Itu tidak betul. Bertaqwa sungguh-sungguh, bila perlu Tuhan datangkan. Macam kita sudah ada `contact` dengan Tuhan, bila perlu minta. Jangan pula tersilap, bila perlu baru buat usaha taqwa, jadi mengecilkan Akhirat. Kalaupun tak salah, ia sudah jadi ilmu khadam, bukan ilmu taqwa lagi. Macam orang yang usaha untuk kebal, jalan diatas api dan lain lain. Tak salah, tapi tak ada nilai Akhirat. Kita ini usahakan taqwa saja. Bila perlu tadah tangan kerana sudah ada perjanjian dengan Tuhan.

sumber : http://kawansejati.ee.itb.ac.id