Monday, May 9, 2016

Gerakan Menabung Cerdas 3i Networks

Menurut anda, pentingkah punya tabungan dan asuransi ? kalau jawaban anda YA, maka anda sangat tepat sekali membaca artikel yang saya tulis ini.

Akankah anda masih bekerja lagi pada saat usia anda diatas 50 tahun ?
Darimanakah keluarga anda mendapat penghasilan dan penghidupan yang layak jika anda sudah tidak bekerja lagi ?
Akan dibawa kemana nasib buah hati anda pada saat usia anda diatas 50 tahun ?
Mungkin anda adalah orang yang berpenghasilan 10 juta atau lebih sebulan, namun musibah (penyakit) bisa datang tiba-tiba, cukupkah uang tabungan anda di bank ? kalau cukup, apakah TIDAK BERKURANG jumlahnya jikalau anda sakit?
Setiap manusia pasti meninggal, tapi tidak tahu kapan ? ingin kah anda dapat santunan meninggal untuk orang-orang terkasih anda ?
Inginkah anda punya TEMPAT MENABUNG yang bisa tarik tunai kapan saja PLUS proteksi seumur hidup ?
Apakah anda mempunyai impian untuk menyekolahkan anak hingga perguruan tinggi, beli rumah yang layak, beli mobil bagus ?
Inginkah anda mengatur masa depan anda sebaik anda mengatur diri anda sendiri ?
Inginkah anda bersama dengan orang yang anda cintai dimasa pensiun anda ?Inginkah anda dan keluarga anda terlindungi seumur hidup tanpa ada rasa kekhawatiran ?

Dengan menjadi nasabah dan mitra di CAR Life Insurance semua kekhawatiran anda diatas pasti bisa teratasi seandainya itu terjadi kepada anda dan keluarga anda. CAR Life Insurance meluncurkan program menabung cerdas untuk para nasabahnya yang bernama 3i Network yaitu Insurance, Investment, Income.

Hanya dengan menabung 350 ribu / bulan anda sudah bisa mendapatkan asuransi jiwa, tabungan yang berkembang dan penghasilan perbulan. Dengan hanya menabung 5 tahun saja, tahun ke-6 stop menabung dan rasakan manfaat yang akan anda dapatkan. Anda akan gratis bayar premi selamanya dan mendapatkan gaji perbulan jika mereferensikan 5 orang saja, ya benar cuma 5 orang saja.

Lihat ilustrasi gambar di bawah ini :




PT. AJ Central Asia Raya merupakan salah satu anak perusahan dari SALIM GROUP, yaitu perusahaan yang membawahi Indofood, Indomaret, BCA, ACA Insurance, Indo Semen dll. Untuk info lebih detail anda bisa akses www.car.co.id, www.3i-networks.com dan www.goblock.net. Jika anda berminat dan tertarik untuk menjadi mitra dan nasabah CAR Life Insurance, silahkan hubungi saya di nomor hp dan WA 085741095292

Salam Suskses

Friday, February 5, 2016

Ma[L]u Bertanya Nggak Sesat Di jalan

Ma[L]u Bertanya Nggak Sesat Di jalan


Kita tentu sering mendengar istilah " Malu Bertanya Sesat Di Jalan ". Nah apa sih arti dari istilah tersebut ? Anak muda yang produktif biasanya memiliki segudang ide untuk mengembangkan diri mereka. Sering kita jumpai sekarang ini bahwa banyak anak-anak muda yang mempunyai ide cemerlang, tapi sering salah langkah dalam menjalankan ide-idenya. Banyak hal yang dapat membuat ide-ide mereka hanya akan menjadi suatu angan-angan belaka tanpa dapat mereka realisasikan. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor diantaranya minimnya keberanian, kurang berani mengambil resiko, minimnya modal dan ilmu yang mereka kuasai kurang memadai. 

Mereka biasanya menuruti ego untuk segera mengejar impian sukses sedini mungkin dan semuda mungkin, nah hal ini memicu kurangnya perencanaan mereka untuk terjun kedunia bisnis. Kurangnya persiapan dan perencanaan yang matang membuat ide mereka akan suatu bisnis menjadi asbtrak. Hal ini dapat menimbulkan bisnis yang mereka jalankan akan stagnan dan malah akan berakhir dengan kebangkrutan.

Tentu semua orang tidak mau apabila ide bisnis yang telah diangan-angankan untuk jadi jembatan kesuksesan menjadi gagal hanya dikarenakan beberapa faktor diatas tadi. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat ide bisnis kita menjadi benar-benar nyata, nah salah satunya cara yang paling tepat adalah " bertanya ". Dengan bertanya dengan orang yang lebih berpengalaman dan tahu bisa menjadi faktor yang menentukan keberhasilan bisnis kita.

Banyak hal yang akan kita dapatkan dengan bertanya, kita akan dapat ilmu baru, teman baru atau malah dapat rekanan bisnis. Dan menurut saya bertanya adalah hal paling penting jika kita ingin menjalankan suatu bisnis. Saya ambil sebagai contoh adalah keberhasilan yang luar biasa dari seorang Top Ittipat, dia adalah pengusaha asal Thailand yang sukses besar berkat usaha camilan rumput lautnya. Nah, karena perjalanan suksesnya dibuat film saya bisa tahu bahwa salah satu kunci suksesnya adalah dengan bertanya.

Untuk semua anak-anak muda yang mempunyai ide bisnis yang bagus sebaiknya sebelum mengeksekusinya lebih baik melakukan survey terlebih dahulu dan bertanya dengan seseorang yang lebih berpengalaman untuk sebagai bahan acuan dan tentu ilmu yang didapat akan sangat berguna bagi kemajuan bisnis sahabat. Kuncinya jangan pernah malu untuk bertanya.


Mau Bertanya Nggak Sesat di Jalan #AskBNI.

Saturday, August 16, 2014

Pengusaha-pengusaha yang sukses tapi Drop Out pada saat kuliah

Hampir semua orang bisa menempuh pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi adalah sebuah cita-cita yang mungkin sangat diidamkan. Apalagi jika kita bisa masuk ke salah satu Universitas ternama. Namun, tak selamanya kuliah bisa menjadi acuan kita untuk bisa meraih kesuksesan. Nah, disini admin akan mencoba memberitahu siapa-siapa saja kah pengusaha yang sangat sukses meskipun pendidikannya tidak sampai / drop out.

1. Bill Gates
Siapa yang tak mengenal Bill Gates di dunia ini, ya beliau adalah pendiri perusahaan Microsoft. Orang yang identik dengan kacamata ini adalah orang terkaya di muka bumi. Bahkan angka total kekayaannya mencapai 1000 Triliun, bisa anda bayangkan uang sebanyak itu ? :D . Beliau adalah salah satu contoh sukses pengusaha yang meninggalkan bangku kuliahnya di Harvard University untuk menggeluti dunia komputer bersama rekannya yaitu Steve Ballmer dan Paul Allen. Ketiganya adalah negosiator yang handal. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan Bill Gates untuk bernegosiasi dengan perusahaan raksasa komputer IBM yang menawarkan sebuah Operating System buatan Microsoft untuk bersaing dengan Apple milik Steve Jobs, namun pada saat itu sendiri Microsoft tidak punya apa-apa untuk ditawarkan. Sehingga pada suatu hari Paul Allen disuruh untuk membeli Sisten Operasi dari kawannya dengan modal penjualan mobilnya. Sistem Operasi tersebut adalah DOS, Microsoft pun berkembang dan sekali lagi kemampuan Bill Gates bernegosiasi membuahkan hasil yaitu ketika dia menginginkan prototype dari Apple karena Apple berhasil mengembangkan Sistem Operasi dengan User Interface. Nah, mulai saat itu Microsoft dan Apple terlibat persaingan sengit.

2. Steve Jobs
Sama seperti Bill Gates, Steve Jobs juga DO dari kuliahnya karena ingin mengembangkan sebuah perusahaan komputer bernama Apple Inc. Bahkan kisah hidup Steve Jobs sudah difilmkan ke layar lebar. Memulai usaha dengan rekannya Steve Wozniack di sebuah garasi kecil milik orang tua anggkat Steve Jobs, perusahaannya cukup kualahan dalam memenuhi pembuatan motherboard kala itu. Dan pada akhirnya Steve muda meamnggil rekan-rekannya untuk membantunya dalam pembuatan motherboard sehingga pesanan dapat terpenuhi. Kisah sukses Jobs dimulai ketika rekannya Steve Wozniack menciptakan sebuah komputer rumahan pertama dengan menggabungkan keyboard dengan monitor yang pada saat itu adalah langka suatu komputer memiliki monitor. Berkat ide gemilangnya akhirnya Steve Jobs dan rekan-rekannya berhasil membuat komputer pertama yang diberi nama Lisa. Perusahaan Apple Inc. berkembang sangat pesat sehingga dinobatkan sebagai perusahaan paling bernilai pada tahun 2012.

3. Mark Zueckerberg
Pasti anak-anak muda sering sekali mengakses situs jejaring sosial yang satu ini, ya Facebook adalah media sosial yang sangat populer dan paling banyak digunakan di seluruh dunia. Baik untuk kepentingan bisnis, chatting dll. Nah, mungkin sebagian tidak mengetahui siapa pencipta situs ini, dia adalah Mark Zueckerberg. Dia adlah mahasiswa Harvard University yang Drop Out pada saat kuliah. Awalnya situs jejaring sosial ini punya nama The Facebook dan hanya digunakan di kalangan kampus Harvard saja. Namun seiring kepopulerannya terus meningkat akhirnya situs ini mengudara ke berbagai belahan dunia. Dan Mark dinobatkan sebagai Milyuner termuda di dunia.

Contoh 3 pengusaha teknologi sukses diatas dapat kita jadikan contoh, bahwa dengan adanya disiplin dan kerja keras serta kemamuan yang tinggi untuk mencapai sukses, kita bisa melewati rintangan-rintangan yang menghadang kita.

semoga sedikit artikel diatas dapat memberikan semangat dan inspirasi.

Sunday, June 29, 2014

BaBe - The best way to read online media

Ini adalah pengalaman pribadi saya selama menggunakan aplikasi BaBe ( Baca Berita ). Sempat bingung untuk membaca media online karena harus selalu pindah-pindah alamat website karena tidak mungkin alamat website yang ini akan memuat berita-berita alamat website yang itu. Setelah lama mencari-cari aplikasi apa yang bisa memecahkan masalah tersebut, tanpa disengaja saya menemukan aplikasi BaBe di Google Playstore. Kemudian saya baca tentang review aplikasi BaBe tanpa pikir panjang langsung saya install di Android saya. 

Pertama mencoba sungguh mengesankan semua berita ada dalam 1 aplikasi, konsep yang sangat bagus menurut saya, tanpa harus pindah-pindah alamat website semua berita bisa muncul di dalamnya dari berbagai media online terkemuka di Indonesia. Namun yang saya sayangkan biasanya susah untuk konek servernya, sehingga untuk memunculkan berita membutuhkan waktu yang lumayan lama. Setelah berbagai update yang dilakukan tim developer BaBe, akhirnya masalah loading ke server sudah agak cepat.

Saya akan mencoba mereview salah satu fitur yang membantu para penggila bola. Nah, ini adalah musim Piala Dunia jadi saya akan bahas fitur Pesta Bola Samba 2014. Dalam fitur Pesta Bola Samba 2014 banyak sekali pilihan yang bisa dipilih ada Berita Pesta Bola Samba 2014 yang isinya menampilkan semua update berita selama piala dunia Brazil. Berita Negara semua profil negara-negara peserta Piala Dunia lengkap ada di situ, kemudian ada Hasil pertandingan, jadwal dan klasemen yang memungkinkan para pembaca berita tetap update tentang hasil, jadwal dan klasemen yang bearti memudahkan pembaca untuk mengetahui hasil-hasil Piala Dunia 2014. Ada juga fitur Quizz di dalamnya yang menampilkan prediksi pertandingan. Menurut saya fitur Pesta Bola Samba sangat membantu saya dalam update berita Piala Dunia Brazil.

Untuk teman-teman yang ingin suatu aplikasi yang simple dalam membaca berita online tanpa harus susah-susah gonta-ganti alamat website, saya sarankan untuk download aplikasi BaBe ( Baca Berita ) di Google Playstore. Atau yang ingin langsung mencoba aplikasi BaBe ini bisa klik disini.


Tuesday, June 3, 2014

Kisah Inspiratif

Kisah Sukses Pedagang Kaki Lima (PKL)

Mungkin kita bisa terinsfirasi dengan membaca kisah ini, selamat membaca

Adi, Pedagang Kaki Lima yang Jadi Juragan Tas

Sudah banyak cerita pedagang kaki limayang kemudian menjadi pengusaha sukses. Salah satunya adalah Muhammad Adi, pemilik CV Intascus Sport, produsen tas yang cukup besar.

Bisa dibilang, Adi merintis usahanya ini benar-benar dari bawah. Pria tamatan sebuah SMA di Surabaya ini sudah kenyang makan asam garam sebagai pekerja rendahan.

Mulanya, selulus SMA pada 1981, Adi mencoba mengadu nasib merantau ke Sulawesi dengan menjadi buruh di sebuah toko agen barang pecah belah. Adi terpaksa merantau karena harus membantu membiayai sekolah adik-adiknya.

Namun, ia tidak lama bekerja di toko itu. Adi pun kemudian meloncat ke Kalimantan untuk bekerja sebagai buruh kasar di PT Newmont. Namun, lagi-lagi, Adi tak betah dan memutuskan pulang ke Surabaya.

Ternyata pulang ke rumah malah membuatnya gelisah, apalagi kalau melihat adik-adiknya yang membutuhkan bantuannya. Karena itu, pada 1982, Adi nekat ke Jakarta. Di ibu kota negara ini, Adi tinggal di kawasan Senayan berkat kebaikan sesama perantau asal Jawa Timur dan Jawa Tengah. "Mereka bekerja sebagai pelayan dan buruh," ujar pria kelahiran Surabaya, 12 April 1962 ini.

Untuk menyambung hidup, Adi bekerja serabutan. Pagi hingga siang hari ia menjadi penjual tas keliling dari kantor ke kantor. Malam harinya Adi menjadi juru parkir di Senayan.

Meski penghasilannya kecil, dengan sekuat tenaga Adi berusaha menyisihkan penghasilannya untuk modal berbisnis. "Modal pertama saya hanya Rp 50.000," kenang Adi.

Dengan uang segitu, Adi kulakan tas di Pasar Pagi untuk dijual kembali. Beruntung, dagangannya selalu habis terjual. "Hasil jualan saya putar lagi," kata bapak tiga anak ini.

Sayang, jiwa muda Adi yang masih bergelora membuatnya tergoda untuk berfoya-foya. Namun, setelah menikah pada 1985, Adi mulai berpikir serius menjadi pengusaha tas sendiri. Ketika itu, modalnya pun pas-pasan. "Saya terpaksa menjual perhiasan istri untuk modal awal," kata Adi. Lagi-lagi dengan uang Rp 50.000 Adi memulai usahanya.

Lantaran tak punya mesin jahit, Adi terpaksa meminjam milik temannya. Sedikit keahlian menjahit ia manfaatkan sebaik-baiknya.

Setelah enam bulan berjalan, usahanya mulai menampakkan hasil. Adi pun memberanikan diri menggaji seorang karyawan untuk meningkatkan produksi. Dengan satu karyawan itu, Adi mampu menghasilkan 150 tas per tahun seharga Rp 20.000 per tas. Dari harga segitu, Adi mengambil laba Rp 12.000 per tas. Maklum, modal membuat satu tas hanya Rp 8.000.

Sejak saat itu, setiap enam bulan sekali Adi menambah seorang karyawan. Untuk pemasaran, Adi memanfaatkan jaringan yang telah ia rintis saat masih berdagang tas keliling.

Pada 1987, Adi mulai menjalin kerja sama dengan panitia penyelenggara rapat atau pelatihan di hotel-hotel. "Pada 1987 saya sudah memiliki tenaga pemasaran 18 orang," tutur Adi.

Omzetnya pun telah melonjak hingga Rp 3 juta per hari, jumlah rupiah yang sangat besar kala itu. Sementara itu, total produksi mencapai 600 unit per hari. Laiknya roda kehidupan, posisi Adi tak selalu di atas. "Saya pernah kekurangan modal untuk menyelesaikan pesanan sampai harus menjual kendaraan operasional," tutur Adi.

Masa yang paling suram bagi Adi adalah saat pecah kerusuhan pada Mei 1998. Saat itu, para karyawannya ketakutan dan memilih pulang kampung. Sialnya, barang dagangan juga ikut mereka bawa hingga tak ada yang tersisa. "Saya rugi ratusan juta," kenang dia.

Toh, semangat Adi tidak pernah surut. Berbekal pinjaman bank, Adi mencoba bangkit. Beruntung, pada 1999 bisnis tas kantor kembali naik daun. Adi pun kembali menggenjot produksi dan mampu mencetak omzet Rp 50 juta per bulan.

Sekarang, dalam sebulan paling sedikit Adi memproduksi lebih dari 1.000 tas. "Omzetnya sekitar Rp 100 juta, dengan margin laba 20 persen sampai 40 persen," ungkap Adi. Kini, ia punya klien tetap dari instansi pemerintah, seperti Departemen Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia.

Selain tas kantor, Adi juga memproduksi jenis tas lain, seperti tas perempuan. "Ini hasil belajar otodidak," ujar dia.

Bagi rezeki

Sudah menjadi kodrat, setiap orang membutuhkan orang lain. Begitu juga dalam bisnis. Karena itu, untuk memenuhi banyaknya pesanan tas, Muhammad Adi tak segan-segan membagi order ke konveksi lain. Adi mengatakan, kadang-kadang jumlah pesanan tas memang tak bisa ia tangani sendiri. Alhasil, daripada order lepas, ia membagi lagi (subkontrak) pesanan kepada konveksi lain. "Hitung-hitung berbagi rezeki dengan orang lainlah," ujar Adi.

Untuk pola kerja sama ini, Adi memilih menggunakan sistem bagi hasil yang ia nilai lebih adil. Artinya, keuntungan yang ia peroleh dari penjualan tas akan ia bagi ke pengusaha lain sesuai dengan porsi yang mereka kerjakan.

Soal pesanan, Adi tak terlalu khawatir. Pasalnya, ia sudah memiliki pelanggan tetap, yaitu Kepolisian Republik Indonesia dan Departemen Perhubungan.

Misalnya, Polri biasanya memesan tas kantor dua kali dalam setahun. Satu kali pesanan sebanyak 8.000 unit dengan tenggat waktu pengerjaan selama empat bulan. "Pesanan rutin ini baru empat tahun belakangan ini," imbuh Adi.

Di luar pesanan Polri, Adi biasanya menerima pesanan tas belanja dari biro perjalanan. "Jumlahnya memang tidak sebanyak pesanan Polri. Rata-rata 500 unit," kata Adi.


Sumber : bisnis.blogspot.com

Wednesday, December 25, 2013

Cara jadi Pebisnis yang sukses

Warren Buffet, Steve Jobs, Sandiaga Uno, Bapak Ciputra.

Kalau disebutkan nama-nama tersebut, kita semua pasti mengenalnya. Apa yang bisa kita pelajari dari orang-orang sukses tersebut? Ada yang tahu? :).

Banyak diantara kita mengidolakan tokoh bisnis sukses dan tidak jarang mencoba mengikuti jejak suksesnya. Betul tidak? Tentu saja tidak mungkin kita mengulangi jejak langkah mereka karena kehidupan sukses mereka adalah milik mereka. Kita punya kisah kesuksesan sendiri lho, malah bukan tidak mungkin kita bisa lebih sukses daripada tokoh bisnis favorit kita! 

Kalau kita amati, perjuangan tokoh bisnis sukses itu mempunyai pola lho sahabat.

Yang pertama, berani bertindak & melakukan! Warren Buffet, Thomas Alva Edison dan yang lainnya percaya akan kemampuan diri sendiri.

Mereka semua punya impian dan berani mewujudkannya dalam tindakan nyata. Mereka pun selalu berpikir ke depan. Maksudnya adalah tahu apa yang mau dicapai dengan bisnisnya dalam waktu 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, dan seterusnya.

Pengusaha sukses juga selalu mencerna kritik pedas dengan seksama. Jika memang benar kinerja masih belum bagus, tingkatkan performa bisnis kita. Yang paling penting adalah, jangan pernah takut dengan kegagalan. Sekalipun kita mengalaminya.

Kegagalan seharusnya dijadikan momen untuk intropeksi diri. Kenapa hal itu bisa terjadi dan bagaimana mengatasinya di masa depan.
Fokuslah pada apa yg dikerjakan. Itulah yang dilakukan Warren Buffet lho, ia berfokus pada perusahaan yang punya potensi untuk berkembang.
Jangan lupa juga untuk mengembangkan networking, banyak info, insight serta teman baru yang bisa didapat jika networking bukan? :)

Makanya kita disini juga selalu menekankan menjalin  dan menjaga networking yang sudah terjalin ya. Karena networking adalah aset.

Tuesday, December 24, 2013

Presiden Baru Inter Milan - Siapa Sebenarnya Erick Thohir ?

erick-thohir

Erick Thohir yang lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970 kini menjadi pebisnis ternama di Indonesia bahkan di kenal di beberapa belahan dunia lainnya seperti di benua Eropa tepatnya di Itali. Lalu siapa sebenarnya Erick Thohir ini yang bisnisnya telah merambah begitu luasnya?
Erick Thohir yang kini menjadi direktur utama TVone dan pernah menjadi direktur utama republika ini adalah pengusaha yang fokus pada media dan pencinta olahraga. Erick Thohir juga memiliki latar belakang keluarga yang sudah sukses di dunia bisnis. Tepatnya hal ini dimulai oleh ayahnya yang bernama Teddy Thohir. Dari ayahnya lah Erick dan kakaknya Garibaldi Thohir mewarisi jiwa bisnis yang kuat.

Siapa Sebenarnya Teddy Thohir, Ayah dari Erick Thohir
Erick Thohir lahir dari ayah yang pekerja keras. Ayahnya lah yang menjadi salah satu orang yang menguatkan sistem Astra Internasional hingga menjadi sangat kuat seperti saat ini. Meski ayahnya termasuk salah satu pengusaha yang disegani di Indonesia, tapi ayahnya tidaklah mewarisi asset langsung dari orang tuanya. Sebelumnya Teddy ikut kepada salah satu pengusaha ternama Indonesia untuk sama-sama membangun bisnis yakni William Soeryadjaya. Pada William lah ayah Erick Thohir ini belajar banyak hal dan bersama-sama membangun bisnis multinasional. Teddy Thohir memiliki teman seperjuangan yang merupakan salah satu dari dua murid William yang telah meraih kesuksesan yang sangat diperhitungkan yakni TP Rachmat yang juga masuk daftar 40 orang terkaya di Indonesia versi forbes pada tahun 2012.

Masukkah Erick Thohir di daftar orang terkaya di Indonesia versi forbes?

 Banyak bertanya-tanya Erick Thohir masuk urutan ke berapa dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi forbes yang baru keluar november 2013 ini. Namun, sayangnya Erick Thohir hingga saat ini belum masuk daftar orang terkaya versi majalah bisnis bergengsi dunia tersebut.
Kabar baiknya, kakak kandung dari Erick Thohir, yakni Garibaldi Thohir, sudah beberapa tahun terakhir ini masuk daftar orang terkaya versi forbes. Pada tahun 2013 ini, Garibaldi Thohir menempati urutan ke-30 orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan 960 juta dolar AS atau setara dengan 11,04 triliun rupiah dengan kurs 11,500.

Pengusaha Sukses di Sekitar Erick Thohir

Kakak dari Erick Thohir sendiri, Garibaldi Thohir, adalah pengusaha yang sangat disegani di Indonesia. Pada tahun 2012 Garibaldi memiliki jumlah kekayaan yang telah memasukkannya dalam daftar orang terkaya di indonesia versi forbes. Garibaldi ini memiliki 15% saham di Adaro Energy dan saham besar di perusahaan keluarganya TNT Group.

TNT Group Perusahaan Keluarga Erick Thohir

TNT Group adalah perusahaan yang didirikan oleh Teddy Thohir, ayah Erick Thohir. Perusahaan keluarga Erick ini bergerak di bidang sumber daya alam (SDA), properti, otomotif, media, dan restoran.
Di bidang SDA TNT Group memiliki:
  • Adaro Energy Tbk (ADRO), perusahaan batubara terbesar keempat di dunia
  • PT Surya Eka Perkasa Tbk (ESSA), perusahaan gas milik swasta terbesar kedua di Indonesia
Di bidang properti TNT Group memiliki:
  • Taman Laguna
  • Cibubur Residence Permata Kranggan
  • Taman Arcadia Mediterania
  • Permata Arcadia Cimanggis, dan
  • Hotel Amaris Bogor
Di bidang otomotif TNT Group memiliki:
  • PT Wahanaartha Harsaka
Di bidang media TNT Group memiliki:
  • PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan
  • PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), memiliki 4,19% melalui Thohir Media Partner
Di bidang restauran TNT Group memiliki:
  • Restoran Hanamasa
  • Pronto Restaurant, dan
  • Yakun Kaya Toast
Tahun 2013 ini, TNT Group mendapat predikat grup bisnis terbesar ke-35 dari 100 grup bisnis terbesar di Indonesia dalam Top 100 Groups versi Globe Asia.

Kiprah Erick Thohir di Dunia Media

Setelah kembali ke Indonesia Erick Thohir bersama temannya mendirikan Mahaka Group yang kemudian membeli Republika pada tahun 2001. Untuk mengelola bisnis media Erick berguru pada Jakob Oetama (Pemilik Kompas) dan Dahlan Iskan (Pemilik Jawa Pos).
Rekam jejak karir Erick Thohir di media
  • Presiden Direktur Mahaka Media 2001-2008
  • Direktur Utama TVone 2007-2010
  • Komisioner Mahaka Media 2010-sekarang
  • Direktur Utama Harian Republika 2010-sekarang
  • Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) periode 2010-2013

Media di bawah naungan Mahaka Media

  • Media Elektronik
    • Radio Jak FM
    • Radio Delta FM
    • Gen FM
    • FeMale Radio
    • Radio Prambors
    • Jak TV
    • Alif TV
  • Media Cetak
    • majalah Golf Digest Indonesia
    • majalah Parents Indonesia
    • surat kabar Harian Republika
Kiprah Erick Thohir di Dunia Olahraga
Beberapa bulan terakhir, nama Erick Thohir santer diberitakan terkait dengan manuvernya yang membeli mayoritas saham dari Club sepakbola kenamaan asal Italia. Dengan menggandeng kerabatnya Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo membeli 70% saham dariInter Milan.
Dengan pembelian Inter Milan ini, berarti Erick Thohir telah memiliki 3 club olahraga dari luar negeri, diantaranya:
  • Philadelphia 76ers, club basket NBA yang dimiliki Erick Thohir bersama rekannya Jason Levien
  • DC United, club sepakbola yang berbasis di Amerika Serikat
  • Inter Milan (Internazionale Milano), club sepakbola asal Italia
Kepemilikan Erick Thohir di klub bola basket dalam negeri:
  • Satria Muda BritAma
  • Indonesia Warriors

Pendidikan dan Agama Erick Thohir

Erick Thohir menyelesaikan studi dengan gelar MBA (Master of Business Administration) dari Universitas Nasional California, Amerika Serikat pada tahun 1993. Sedangkan gelar sarjananya (Bachelor of Arts) diraih di Glenndale University, California.
Dalam hal keyakinan, Erick Thohir memeluk agama Islam. Erick Thohir juga memiliki perhatian dengan media Islam yang terbukti dengan pembelian Republika di masa-masa terpuruknya.

Erick Thohir Resmi jadi Presiden Inter Milan

Pada Jumat 15 November 2013 Erick Thohir resmi menjadi Presiden Inter Milan menggantikan Massimo Moratti yang telah memimpin klub ini selama 18 tahun. Pemilihan ini dilaksanakan melalui rapat luar biasa klub Inter Milan.
Selama dipimpin oleh Massimo Moratti, Inter Milan telah meraih juara liga Italia sebanyak lima kali dan pada tahun 2010 berhasil meraih dua gelar sekaligus di Liga Champion dan Piala Italia. Moratti sendiri mengatakan sangat terkesan dengan Erick Thohir.

Wednesday, December 18, 2013

AQUA - Air Minum Dalam Kemasan yang dulunya diremehkan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiOuIz1ixkD3Ly7GnS1JKSE9u19RcvQEYHwRfQHyTf5KBP4Lbfvn80niNy9ryLYf_tu9auutfCtjykMNSsry8tNb2maKM-_uMwygj1lB-8AAwVSgEv467VkpgKa3_c1OqirdMpGAp-bpoQ/s1600/95774__AquaDanone.jpg

Aqua lahir atas ide almarhum Tirto Utomo (1930-1994). Beliau menggagas lahirnya industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia melalui PT Golden Mississippi pada tanggal 23 Februari 1973. 

PT Aqua Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 di Indonesia. Ide mendirikan perusahaan AMDK timbul ketika Tirto bekerja sebagai pegawai pertamina di awal tahun 1970-an. Ketika itu Tirto bertugas menjamu delegasi sebuah perusahaan Amerika Serikat. Namun jamuan itu terganggu ketika istri ketua delegasi mengalami diare yang disebabkan karena mengkonsumsi air yang tidak bersih. Tirto kemudian mengetahui bahwa tamu-tamunya yang berasal dari negara Barat tidak terbiasa meminum air minum yang direbus, tetapi air yang telah disterilkan. 

Ia dan saudara-saudaranya mulai mempelajari cara memproses air minum dalam kemasan. Ia meminta adiknya, Slamet Utomo untuk magang di Polaris, sebuah perusahaan AMDK yang ketika itu telah beroperasi 16 tahun di Thailand. Tidak mengherankan bila pada awalnya produk Aqua menyerupai Polaris mulai dari bentuk botol kaca, merek mesin pengolahan air, sampai mesin pencuci botol serta pengisi air. 

Tirto mendirikan pabrik pertamanya di Pondok Ungu, Bekasi, dan menamai pabrik itu Golden Mississippi dengan kapasitas produksi enam juta liter per tahun. Tirto sempat ragu dengan nama Golden Mississippi yang meskipun cocok dengan target pasarnya, ekspatriat, namun terdengar asing di telinga orang Indonesia. Konsultannya, Eulindra Lim, mengusulkan untuk menggunakan nama Aqua karena cocok terhadap imej air minum dalam botol serta tidak sulit untuk diucapkan. Ia setuju dan mengubah merek produknya dari Puritas menjadi Aqua. Dua tahun kemudian, produksi pertama Aqua diluncurkan dalam bentuk kemasan botol kaca ukuran 950 ml dengan harga jual Rp.75, hampir dua kali lipat harga bensin yang ketika itu bernilai Rp.46 untuk 1.000 ml. 

Kegiatan fisik perusahaan dimulai pada bulan Agustus 1973, ditandai dengan pembangunan pabrik di kawasan Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Percobaan produksi dilaksanakan pada bulan Agustus1974 dan produk komersil dimulai sejak tanggal 1 Oktober 1974 dengan kapasitas produksi 6 juta liter setahun. Produk pertamanya adalah AQUA botol kaca 950 ml yang kemudian disusul dengan kemasan AQUA 5 galon, pada waktu itu juga masih terbuat dari kaca. 

Tahun 1974 hingga tahun 1978 merupakan masa-masa sulit karena masih rendahnya tingkat permintaan masyarakat terhadap produk AQUA. Dengan berbagai upaya dan kerja keras, AQUA mulai dikenal masyarakat, sehingga penjualan dapat ditingkatkan dan akhirnya titik impas berhasil dicapai pada tahun 1978. 

Saat itu merupakan titik awal perkembangan pesat produk AQUA yang selanjutnya terus berkembang hingga sekarang. 

Semula produk AQUA ditujukan untuk masyarakat golongan menengah atas, baik perkantoran maupun rumah tangga dan restoran. Namun, saat berbagai jenis kemasan baru : 1500ml, 500ml, 220ml, dari kemasan plastik mulai diproduksi sejak 1981, maka produk AQUA dapat terjangkau oleh masyarakat luas, karena mudahnya transportasi dan harga terjangkau. 

Pada tahun 1981, AQUA memutuskan untuk mengganti bahan baku yang semula dari sumur bor ke mata air pegunungan yang mengalir sendiri (self flowing spring). 

Diterimanya AQUA oleh masyarakat luas dan wilayah penjualan yang telah menjangkau seluruh pelosok Indonesia, maka Aqua harus segera meningkatkan kapasitas produksinya. Untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat itu, lisensi untuk memproduksi AQUA diberikan kepada PT Tirta Jayamas Unggul di Pandaan, Jawa Timur pada tahun 1984 dan Tirta Dewata Semesta di Mambal, Bali pada tahun 1987. 

Hal yang sama juga diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. Pemberian lisensi ini disertai dengan kewajiban penerapan standar produksi dan pengendalian mutu yang prima. Upaya ekspor dirintis sejak medio 1987 dan terus berjalan baik hingga kini mencakup Singapura, Malaysia, Maldives, Fiji, Australia, Timur Tengah dan Afrika. Total kapasitas produksi dari seluruh pabrik AQUA pada saat ini adalah 1,665 milyar liter per tahun. 

Saturday, November 30, 2013

Sosok dibalik OS Android

Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet.Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005.Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukanstandar terbuka perangkat seluler.Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.
Android adalah sistem operasi dengan sumber terbuka, dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache.Kode dengan sumber terbuka dan lisensi perizinan pada Android memungkinkan perangkat lunak untuk dimodifikasi secara bebas dan didistribusikan oleh para pembuat perangkat, operator nirkabel, dan pengembang aplikasi. Selain itu, Android memiliki sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi (apps) yang memperluas fungsionalitas perangkat, umumnya ditulis dalam versi kustomisasi bahasa pemrograman Java.Pada bulan Oktober 2012, ada sekitar 700.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan sekitar 25 juta aplikasi telah diunduh dari Google Play, toko aplikasi utama Android.Sebuah survey pada bulan April-Mei 2013 menemukan bahwa Android adalah platform paling populer bagi para pengembang, digunakan oleh 71% pengembang aplikasi seluler.
Faktor-faktor di atas telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan Android, menjadikannya sebagai sistem operasi telepon pintar yang paling banyak digunakan di dunia,mengalahkan Symbian pada tahun 2010.Android juga menjadi pilihan bagi perusahaan teknologi yang menginginkan sistem operasi berbiaya rendah, bisa dikustomisasi, dan ringan untuk perangkat berteknologi tinggi tanpa harus mengembangkannya dari awal.Akibatnya, meskipun pada awalnya sistem operasi ini dirancang khusus untuk telepon pintar dan tablet, Android juga dikembangkan menjadi aplikasi tambahan di televisi, konsol permainan, kamera digital, dan perangkat elektronik lainnya. Sifat Android yang terbuka telah mendorong munculnya sejumlah besar komunitas pengembang aplikasi untuk menggunakan kode sumber terbuka sebagai dasar proyek pembuatan aplikasi, dengan menambahkan fitur-fitur baru bagi pengguna tingkat lanjut atau mengoperasikan Android pada perangkat yang secara resmi dirilis dengan menggunakan sistem operasi lain.
Android menguasai pangsa pasar telepon pintar global, yang dipimpin oleh produk-produk Samsung, dengan persentase 64% pada bulan Maret 2013.Pada Juli 2013, terdapat 11.868 perangkat Android berbeda dengan beragam versi.Keberhasilan sistem operasi ini juga menjadikannya sebagai target ligitasi paten "perang telepon pintar" antar perusahaan-perusahaan teknologi.Hingga bulan Mei 2013, total 900 juta perangkat Android telah diaktifkan di seluruh dunia, dan 48 miliar aplikasi telah dipasang dari Google Play.

Sang Pecipta ANDROID

Android, Inc. didirikan di Palo Alto, California, pada bulan Oktober 2003 oleh Andy Rubin (pendiri Danger), Rich Miner (pendiri Wildfire Communications, Inc.), Nick Sears (mantan VP T-Mobile), dan Chris White (kepala desain dan pengembangan antarmuka WebTV) untuk mengembangkan "perangkat seluler pintar yang lebih sadar akan lokasi dan preferensi penggunanya". Tujuan awal pengembangan Android adalah untuk mengembangkan sebuah sistem operasi canggih yang diperuntukkan bagi kamera digital, namun kemudian disadari bahwa pasar untuk perangkat tersebut tidak cukup besar, dan pengembangan Android lalu dialihkan bagi pasar telepon pintar untuk menyaingi Symbian dan Windows Mobile (iPhone Apple belum dirilis pada saat itu). Meskipun para pengembang Android adalah pakar-pakar teknologi yang berpengalaman, Android Inc. dioperasikan secara diam-diam, hanya diungkapkan bahwa para pengembang sedang menciptakan sebuah perangkat lunak yang diperuntukkan bagi telepon seluler. Masih pada tahun yang sama, Rubin kehabisan uang. Steve Perlman, seorang teman dekat Rubin, meminjaminya $10.000 tunai dan menolak tawaran saham di perusahaan.

Google mengakuisisi Android Inc. pada tanggal 17 Agustus 2005, menjadikannya sebagai anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Google. Pendiri Android Inc. seperti Rubin, Miner dan White tetap bekerja di perusahaan setelah diakuisisi oleh Google. Setelah itu, tidak banyak yang diketahui tentang perkembangan Android Inc., namun banyak anggapan yang menyatakan bahwa Google berencana untuk memasuki pasar telepon seluler dengan tindakannya ini. Di Google, tim yang dipimpin oleh Rubin mulai mengembangkan platform perangkat seluler dengan menggunakan kernel Linux. Google memasarkan platform tersebut kepada produsen perangkat seluler dan operator nirkabel, dengan janji bahwa mereka menyediakan sistem yang fleksibel dan bisa diperbarui. Google telah memilih beberapa mitra perusahaan perangkat lunak dan perangkat keras, serta mengisyaratkan kepada operator seluler bahwa kerjasama ini terbuka bagi siapapun yang ingin berpartisipasi.

Sunday, November 17, 2013

McDonald's

Siapa yang tidak mengenal restoran cepat saji ini ?? Ya Mc'D atau McDonal's adalah salah satu restoran cepat saji yang terkenal di dunia. Nah, untuk bisa menjadi seperti sekarng ini ada baiknya saya kasih sedikit review tentang sejarah berdirinya sang raksasa restoran cepat saji tersebut.


McDonald's pertama didirikan pada tahun 1940 oleh dua bersaudara Dick dan Mac McDonald, namun kemudian lisensinya dibeli oleh Ray Kroc. Mereka memperkenalkan “Speedee Service System” pada tahun 1948, yang kemudian menjadi pinsip dasar restoran siap-saji moderen. Maskot awal McDonald’s bernama Speede, yaitu seorang pria dengan kepala berbentuk hamburger yang menggunakan topi koki. Speede kemudian digantikan oleh Ronald McDonald tahun 1963. McDonald’s saat ini tidak menjadikan tahun 1940 sebagai tahun kelahiran restoran McDonald’s. Mereka memilih 15 April 1955, ketika Ray Kroc membeli lisensi waralaba McDonald’s dari Dick dan Mac di Des Plaines, Illinois, sebagai hari kelahirannya. Kroc kemudian membeli saham dari McDonald’s bersaudara dan memimpin perusahaan ini melakukan ekspansi ke seluruh dunia. Saham McDonald’s mulai dijual kepada publik tahun 1965.

Dick McDonald dan Mac McDonald ( Sang Pendiri )

Sifat agresif yang dimiliki Kroc bertentangan dengan keinginan McDonald bersaudara. Kroc dan McDonald bersaudara bertikai untuk mengontrol bisnis ini, namun akhirnya McDonald bersaudara lah yang pergi meninggalkan perusahaan. Pertikaian ini didokumentasikan baik dalam otobiografi Kroc maupun otobiografi McDonald bersaudara. Situs di mana McDonald bersaudara pertama kali mendirikan restoran kini dijadikan monumen. Pada tahun 1960, terdapat lebih dari 200 saluran McDonald’s di seluruh Amerika, perluasan cepat yang dikobarkan oleh biaya franchise yang rendah.

Ray Kroc telah menciptakan salah satu merek yang paling kuat sepanjang masa. Tetapi dia nyaris tidak mendapat keuntungan. Akhirnya, dia memutuskan untuk menggunakan real estate sebagai pendukung keuangan yang menyebabkan McDonald’s menjadi operasi yang menguntungkan. Pada tahun 1956, Kroc mendirikan Franchise Realty Corporation, membeli tanah dan bertindak selaku pemilik restoran bagi pembeli franchise yang penuh minat.


Ray Kroc

Kroc seketika tahu bahwa dia telah melihat masa depan. Dengan persetujuan di tangan, Kroc mulai memenuhi bayangannya tentang restoran McDonald’s yang meledak dari pantai ke pantai. Sebuah model eksperimental di Des Plaines, illinois, di luar kota Chicago, yang bersifatkan harga rendah yang sama, demikian pula menu yang terbatas, dan pelayanan cepat seperti di restoran San Bernardino. Restoran yang dibuka pada tanggal 15 April 1955 ini mencapai penjualan yang terhormat sebesar $366,12 dengan cepat memasukkan keuntungan. 


Kroc mengawasi restoran ini dengan waspada seperti seorang ibu baru, secara pribadi memimpin kegiatan dapur dan mengorek sisa permen karet dari pelataran parkir dengan pisau raut. Bagi Kroc, meniru satu kedai tunggal kakak-beradik McDonald baru permulaannya. Supaya bisa membangun kongsi restoran, Kroc tahu bahwa dia harus memberlakukan disiplin atas industri restoran yang dikelola secara longgar. Dan itu berarti menyempurnakan prosedur operasi yang distandarkan dalam proses yang bisa ditiru. Roy Kroc meninggal dunia dalam usia lanjut pada bulan Januari 1984, pada umur delapan puluh satu tahun, tepat sepuluh bulan sebelum McDonald’s menjual hamburger yang ke-50 milyar.

Sampai pada tahun 2004, McDonald’s memiliki 30.000 rumah makan di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung rata-rata 50.000.000 orang dan pengunjung per hari dan rumah makan 1.700 orang.
Mc Donald’s terus berkambang hingga saat ini. Di kota-kota besar di Indonesia pun banyak kita jumpai restoran cepat saji ini.

Wednesday, November 13, 2013

Raksasa Internet Dunia - GOOGLE Inc.

Google Inc. adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkekhususan pada jasa dan produk Internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencariankomputasi webperangkat lunak, dan periklanan daring.Sebagian besar labanya berasal dari AdWords.


                  
                                    Larry Page                                                     Sergey Brin

Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat masih mahasiswa Ph.D. di Universitas Stanford. Mereka berdua memegang 16 persen saham perusahaan. Mereka menjadikan Google perusahaan swasta pada tanggal 4 September 1998. Pernyataan misinya adalah "mengumpulkan informasi dunia dan membuatnya dapat diakses dan bermanfaat oleh semua orang",dan slogan tidak resminya adalah "Don't be evil". Pada tahun 2006, kantor pusat Google pindah ke Mountain View, California.
Sejak didirikan, pertumbuhan perusahaan yang cepat telah menghasilkan berbagai produk, akuisisi, dan kerja sama di bidang mesin pencari inti Google. Perusahaan ini menawarkan perangkat lunak produktivitas daring (dalam jaringan), temrasuk surat elektronik (surel), paket aplikasi perkantoran, dan jejaring sosial. Produk-produk komputer mejanya meliputi aplikasi untuk menjelajah web, mengatur dan menyunting foto, dan pesan instan. Perusahaan ini memprakarsai pengembangan sistem operasi Android untuk telepon genggam dan Google Chrome OS untuk jajaran netbook Chromebook. Google sudah beralih ke perangkat keras komunikasi. Mereka bekerja sama dengan berbagai produsen elektronik besar untuk memproduksi perangkat Nexus-nya dan mengakuisisi Motorola Mobility pada Mei 2012.Tahun 2012, infrastruktur serat optik dipasang di Kansas City untuk memfasilitasi layanan Internet pita lebar Google Fiber.
Perusahaan ini diperkirakan mengoperasikan lebih dari satu juta server di beberapa pusat data di seluruh dunia dan memproses lebih dari satu miliar kueri pencarian dan sekitar 24 petabita data buatan pengguna setiap harinya. Pada bulan Desember 2012, Alexa menyebut google.com sebagai situs web paling banyak dikunjungi di dunia. Situs-situs Google dalam bahasa lain masuk peringkat 100 teratas, sebagaimana halnya situs milik Google seperti YouTube dan Blogger.Google menempati peringkat kedua di basis data ekuitas merek BrandZ.Dominasi pasarnya menuai kritik mengenai hak ciptapenyensoran, dan privasi.


Sumber : 
http://id.wikipedia.org/wiki/Google

Tuesday, November 12, 2013

Sukanto Tanoto


Biografi, Sukanto Tanoto, Pengusaha Sukses Indonesia

Sukanto Tanoto yang terlahir dengan namaTan Kang Hoo merupakan seorang pengusaha atau konglomerat sukses asal Indonesia yang pada tahun 2006 di tasbihkan oleh majalah Forbes sebagai orang terkaya di Indonesia, ia memimpin perusahaan yang bernama PT Raja Garuda Mas yang berbasis di Singapura yang usahanya di berbagai sektor terutama disektor kertas dan kelapa sawit sehingga Sukanto Tanoto dijuluki sebagai Si Raja Kertas dan Kelapa Sawit. Ia merupakan salah satu pengusaha yang berhasil berinvestasi di lebih dari sepuluh negara di Dunia. Sukanto Tanoto dilahirkan di Belawan, Sumatera Utara, 25 Desember 1949. Ia mengenyam pendidikan SD di Belawan pada tahun 1960 dan kemudian Masuk SMP di medan pada tahun 1963. Pada usia 12 tahun Sukanto Tanoto sudah gemar membaca apa saja, termasuk buku tentang revolusi Amerika dan Perang Dunia

Sukanto Tanoto mengaku sosoknya mirip ibunya yaitu tegas dan keras. Pernah suatu ketika Sukanto kecil ngeluyur pergi ke tepi laut. Waktu pulang, ditanya oleh ibunya, jawabnya mengarang-ngarang, Sukanto kecil dipukuli pakai rotan. “Saya paling banyak makan rotan,” kenangnya tentang sosok sang ibu. Tapi, dengan sifat keras dan tegas, termasuk dalam hal berbisnis, ia bisa menjadi salah seorang pengusaha papan atas Indonesia, memimpin sejumlah perusahaan di bawah grup Raja Garuda Mas Internasional. Sukanto Tanoto bercita-cita jadi dokter. “Kalau dulu saya meneruskan ke fakultas kedokteran, saya jadi dokter,” ujarnya. Karena obsesi itulah, sampai 1973-1974, ia masih senang pakai nama dokter Sukanto. Tapi, saat baru 18 tahun, ayahnya, Amin Tanoto, sakit stroke. Sulung dari tujuh bersaudara ini lalu mengambil alih tanggung jawab keluarga: meneruskan usaha orangtua berjualan minyak, bensin, dan peralatan mobil. Pekerjaan yang tak asing baginya karena sepulang sekolah ia biasa membantu orangtuanya sambil membaca buku. Dan, dari situ Sukanto alias Tan Kang Hoo pertama kali belajar keterampilan bisnis, termasuk menerima kenyataan dan tidak menyerah dalam keadaan apa pun, serta mencari solusi.

Pindah dari kota kelahirannya, Belawan, Sumatra Utara, ke Medan, ia juga berdagang onderdil mobil, lalu mengubah usaha itu menjadi general contractor & supplier. Suatu ketika, datang Sjam, seorang pejabat Pertamina dari Aceh. “Waktu itu saya tidak tahu kalau dia pejabat,” kenang Sukanto. Ditawari kerja sama pekerjaan kontraktor, “Ya, mau-mau saja, wong saya masih muda,” ujarnya. Tak disia-diakan kesempatan itu, di Pangkalan Brandan, Sumatra Utara, Sukanto membangun rumah, memasang AC, pipa, traktor, dan membuat lapangan golf di Prapat. “Itulah technical school saya,” katanya. Untuk mencari bahan bangunan, ia sampai pergi Sumbawa, Lampung, pada usia 20 tahun.

Pandai melihat peluang, waktu impor kayu lapis dari Singapura menghilang di pasaran, di Medan ia mendirikan perusahaan kayu, CV Karya Pelita, 1972. “Negara kita kaya kayu, mengapa kita mengimpor kayu lapis” ujarnya. “Saya itu pioner,” katanya. Di saat orang lain belum membuat kayu lapis, ia memproduksi kayu lapis dan mengubah nama perusahaannya menjadi PT Raja Garuda Mas (RGM), dengan ia sebagai direktur utama, 1973. Kayu lapis bermerek Polyplex itu diimpor ke berbagai negara Pasaran Bersama Eropa, Inggris, dan Timur Tengah. 

“Strategy competition saya itu satu dua step sebelum orang mengerjakannya,” ungkapnya. Ketika belum ada orang membuka perkebunan swasta besar-besaran, walaupun waktu itu sudah ada perkebunan asing, di Sumatra, Sukanto membuka perkebunan kelapa sawit secara besar-besaran. 

“Setelah itu baru kita bikin Indorayon,” tuturnya. PT Inti Indorayon Utama (IIU) yang bergerak di bidang reforestation menghasilkan pulp, kertas, dan rayon, serta mampu memasok bibit unggul pohon pembuat pulp di dalam negeri. Kehadiran IIU sempat ditentang masyarakat dan aktivis lingkungan hidup. Karena, ditengarai, Danau Toba tercemar berat oleh limbah pulp. Akibatnya, IIU sempat ditutup. 

Tapi, Sukanto memetik hikmahnya: belajar dari kesalahan, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. “Apa yang saya pelajari dari situ (Indorayon), lalu saya pakai di Riau,” ujarnya. Di Riau, ia membuka Hutan Tanaman Industri dan mendirikan pabrik pulp yang konon terbesar di dunia, PT Riau Pulp. Mulai berdiri 1995, karena krisis, baru jadi pada 2001. Di sekitar pabriknya, bersama lembaga swadaya masyarakat, Sukanto membuat program community development untuk penduduk setempat. “Saya tidak kasih ikan, tapi saya ajari mancing, itu yang kita kerjakan,” tuturnya. Antara lain, program community development: penggemukan sapi, pembangunan jalan, dan pertanian. “Mimpi saya, kalau saya dapat seratus pengusaha Riau itu jadi miliader, saya senang,” katanya lagi. 

Usaha Sukanto yang lain adalah bank. Ketika United City Bank mengalami kesulitan keuangan, pada 1986-1987, ia mengambil alih mayoritas sahamnya dan bangkit dengan nama baru: Unibank. Di Medan, ia pun merambah bidang properti, dengan membangun Uni Plaza, kemudian Thamrin Plaza. Tidak hanya dalam negeri, ia melebarkan sayap ke luar negeri, dengan ikut memiliki perkebunan kelapa sawit National Development Corporation Guthrie di Mindanao, Filipina, dan electro Magnetic di Singapura, serta pabrik kertas di Cina (yang kini sudah dijual untuk memperbesar PT Riau Pulp). Sejak 1997, Sukanto memilih bermukim di Singapura bersama keluarga dan mengambil kantor pusat di negeri itu. Obsesinya, ingin jadi pengusaha Indonesia yang bersaing di arena global,
minimal di Asia. Tujuan utamanya, menurut dia, “Bagaimana kita bisa memanfaatkan keunggulan kita, untuk bersaing, paling tidak di arena Asia.”Kini, selain bisnis, ia hendak menulis buku tentang bagaimana entreprenur menghadapi krisis. “Yang mau saya lakukan itu adalah penelitian bagaimana pengusaha di Eropa itu survive, pada First World War, Second World War. Bagaimana pengusaha Amerika itu melewati krisis 1930. Bagaimana pengusaha-pengusaha di Cina, waktu perubahan rezim, ketika komunis masuk, bagaimana mereka itu survive. Saya juga akan mempelajari bagaimana pengusaha-pengusaha melalui Latin America krisis, yang di Brasil,” tuturnya. “Apa krisis itu memunculkan bibit-bibit entreprenur yang baru,” katanya lagi.
Sampai sekarang Sukanto masih hobi baca buku. Buku apa saja, baik yang bisnis maupun nonbisnis. “Setiap saya pergi, saya bawa buku,” katanya. “Kalau naik travel, kalau tidak tidur, ya, baca,” katanya lagi. Manfaatnya, menurut dia, selain untuk update pengetahuan, juga membantu sekali dalam binis dan kegiatan sosial sehari-hari. Satu lagi, pria yang menguasai dua bahasa asing, Cina dan Inggris, ini senang belajar. Ia pernah mengikuti kursus di Insead, Paris, di MIT, di samping tetap jadi peserta Lembaga Pendidikan dan Pemibinaan Manajemen, Jakarta. Sampai sekarang pun ia kadang mengambil cuti untuk mengikuti kursus pendek. “Karir saya satu lagi: siswa profesional abadi,” katanya. Dua-tiga minggu ia cuti untuk pergi ke Harvard, Tokyo, London School of Economic, untuk meng-update pengetahuan. Terakhir, 2001 lalu, ia mengikuti Wharton Fellows Program, Amerika, selama enam bulan, untuk belajar dotcom.
Kalau di bisnis, kunci sukses saya: think, act, learn, baca, dengar, lihat,” katanya. “Kedua, kalau saya tidak tahu, saya tanya. Saya juga tidak merasa sungkan menceritakan kegagalan saya,” ujarnya lagi.
Selain itu, pegangannya: do the right thing, do the thing right. Do the right thing diartikan sebagai suatu pedoman pada pola manajemen. Do the thing right memiliki penekanan terhadap pentingnya suatu action. “Prinsip saya, bisnis dan politik tak boleh campur,” ujar pengagum pengusaha plastik dari Taiwan, Wai-Sze Wang, ini. “Tidak ada proteksi. Bisnis, ya, bisnis,” katanya.

Baginya bisnis adalah mengembangkan sumberdaya yang ada, responsif terhadap sesuatu hal, konsisten dan bertanggung jawab untuk kehidupan yang lebih baik. Prinsip dan nilai yang ia junjung kuat antara lain "Continous Improvement", dimana harus terus berinovasi dan berimprovisasi dalam mengembangkan produktivitas, dengan. Waktu yang lebih cepat, kualitas lebih tinggi dengan biaya yang lebih rendah. Ada beberapa hal lain yang ia pegang teguh, juga yakni "Hand on/down to earh" dimana sikap adalah tindakan nyata kita. "Janganlah menghabiskan waktu sia-sia, lakukan dengan selalu mendengarkan serta terlibat di dalamnya", ujarnya pada Tionghoanews.con. Integrity, yaitu menjungjung tinggi nilai kejujuran dan accountability. Teamwork, bergerak maju sebagai sebuah tim yang saling melengkapi untuk ke arah kemajuan bersama sesuai dengan tujuan awal. Selanjutnya adalah memaknai people, planet, profit, yakni apapun usaha yang dilakukan, pertama adalah untuk memakmurkan masyarakat, untuk kelestarian dunia dan juga tidak terlepas pada laba yang akan diperoleh.

Biografi, Sukanto Tanoto, Pengusaha Sukses Indonesia

Hingga kini Pt. Raya Garuda Mas telah mengantongi izin Internasional dan bermarkas di Singapore. Ia mengambarkan bahwa bisnis yang dijalankan harus yang berkaitan dengan kehidupan, seperti pohon. Apa yang dibutuhkan pohon yakni berupa H2O dan CO2, sebgai output-nya O2. Pengalaman masa kecil Sukanto Tanoto yang sangat keras ternyata telah memberikan pelajaran yang sungguh luar biasa dan berpengaruh sangat serius kepada keberhasilannya memimpin beberapa perusahaan miliknya. Kehidupan masa kecil yang diskriminatif terhadap ras yang mengalir ditubuhnya membuatnya bertahan untuk mendapatkan haknya. Perjalanannya sebagai seorang pebisnis pun tidak langsung berada di garis yang paling atas. Beliau memulai semuanya dari karir yang rendah. Namun secara dramatis, beliau mampu bertahan dan bahkan mengambil keuntungan dari krisis yang terjadi di Indonesia.

Catatan kekayaan Sukanto Tanoto bersihnya ditaksir mencapai 2,8 miliar dollar AS dengan menduduki peringkat 5 sebagai orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat 418 sebagai orang terkaya di Dunia versi majalah Forbes tahun 2012 yang lalu. Pria yang kini bertempat tinggal di Singapura ini memiliki aset hingga 12 miliar dollar AS. Suaknto Tanoto Menikah dengan Tinah Bingei Tanoto dan memiliki empat orang anak. Ia suka mendengarkan musik klasik yang ringan.

Referensi :

http://kolom-biografi.blogspot.com/2013/06/biografi-sukanto-tanoto-pengusaha.html 
- http://finance.detik.com/read/2012/03/08/142409/1861536/4/17-pengusaha-ri-masuk-daftar-orang-terkaya-2012